Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 27 Maret 2014

Love, Friendship and Destroyed


Waktu terus berlalu hingga kini aku beranjak ke jenjang perkuliahan. Masa lalu yang membuat aku tidak semangat lagi menuntut ilmu sewaktu saat aku duduk dibangku SMA. Masa-masa SMA yang membuat aku terpuruk. Karena seseorang perempuan yang membuat aku sangat mencintai dia. Hingga aku lupa segalanya tentang tujuan pendidikanku. Sekarang sudah terlanjur menyesal terhadap kejadian ini. Pendidikanku hancur gara-gara perempuan itu. Tapi, aku sangat bersyukur, karena aku masih bisa Lulus  SMA padahal saat itu UAN dengan keadaan terbebani masalah dan masih bisa melanjutkan ke perkuliahan berkat dukungan dari keluargaku. Sekarang masalah ini sudah sirna. Perempuan itu sudah dimiliki orang lain. Lelaki itu musuh terbesarku, sainganku dan aku sangat membencinya dari awal masuk SMA.

     Begini ceritanya.. Pada Saat SMA kelas X. Aku punya teman yang tak terduga sangat luar biasa. Saat itu aku masuk di kelas X-1. Dia sangat kocak, lucu, jayus, sangat menyenangkan apabila saat bersamanya. Awalnya aku menganggap dia hanya seberapa. Cuma anak SMA baru yang biasa saja. Tetapi lama kelamaan berteman dengan dia sangat nyaman. Seperti ada chemistry diantara aku dan dia. Saat aku ada masalah, dia selalu ada. Temanku itu selalu mensupport aku bagaimanapun keputusan yang aku ambil. Setiap pulang sekolah aku selalu pulang bareng berdua dengan dia. Dimanapun berada, disitu kami ada. Kami berdua, dikelas maupun di luar kelas sering dibilang anak-anak seperti orang pacaran, karena selalu lengket. Ya emang seperti inilah sahabat sejati itu. Tetapi namanya juga manusia, saat itu aku juga ingin merasakan berpacaran juga. Iri melihat kakak-kakak kelas yang sudah berboncengan dengan para ceweknya sewaktu pulang sekolah. Yang membuat aku tertarik, pada waktu itu ada perempuan kelas X-4. Dia sangat supel, imut, cantik tak terduga. Rambut rebonding, pokoknya siapapun yang melihatnya pasti akan tergoda (Mungkin sih). Seperti aku ini tergoda untuk memilikinya. Tetapi, saingan yang membuat aku pesimis. Waktu itu ada kakak kelas yang coba mendekatinya, ada juga musuh terbesarku, dan juga teman sekelasku. Ribet sekali untuk dekat dengan dia apalagi memiliki hatinya. Berkenalan dengan dia seperti perkenalan dengan anak SMP saja. Maklum aku juga baru masuk SMA. Masih terbawa sifat SMP nya. Maklum juga aku belum pernah pacaran. Sekalipun itu hanya dekat saja, hanya cinta-cintaan monyet waktu SMP. Waktu terus berlanjut, hingga sekejap sudah melewati Ujian Semester 1. Tapi yang membuat aku sedikit sakit, Perempuan kelas X-4 itu sudah mempunyai pacar kakak kelas yang saat pertama mendekatinya. Kalah saing ceritanya. Kakak kelas itu tinggi tapi kurus, pakai vespa kalau berangkat sekolah. Tidak seperti aku pakai motor Beat putih sampai kuliyah sekarang ini. Aku bingung juga bagaimana cara mendekati perempuan itu. Tapi apadaya, berhubungan aku suka sepak bola dan futsal, kebetulan teman sekelasku menjadi koordinator membuat klub futsal. Aku sangat berutung bisa masuk ke dalam tim futsal ini. Kenapa beruntung karena tim futsal ini terdiri dari anak-anak kelas X-4 yang mana laki-lakinya itu kebanyakan temannya si perempuan itu. Jadinya aku bisa berdekatan jika ada kesempatan. Klub ini namanya tim X-Stel yang berarti anggota dari kelas X. X itu sepuluh, S itu satu, T itu Tiga, E itu Empat, L itu Lima. Jadi, tim futsal yang beranggotakan dari kelas X satu sampai lima. Berhubung permainan futsalku bagus aku ikut masuk ke dalam tim ini. Ini juga disarankan oleh sahabatku sendiri. Sayangnya, sahabatku tidak ikut masuk ke dalam tim futsal ini. Tapi dia selalu mensupport selalu apa yang aku lakukan. Yang saya benci sekali, ada anak dari kelas X-3, dia juga ikut masuk ke dalam tim futsal ini. Sekarang, dia musuh terbesarku karena selalu ikut menghalangiku untuk memiliki seorang perempuan. Setelah tim futsal ini terbentuk, kemudian mengadakan latihan futsal di lapangan futsal terdekat dari SMA. Dan nampaknya terlihat si perempuan dari X-4 itu juga ikut datang untuk sekedar menonton latihan ini bukan dengan pacarnya, tetapi justru dengan member futsal dari kelas X-4. Dalam hati aku katakan bahwa ini adalah kesempatan yang bagus untuk mendekatinya. Dan setelah futsal usai, kami berkumpul-kumpul dahulu sebelum membereskan seragam dan sepatu futsal. Nampaknya, si perempuan itu sedikit memperlihatkan senyuman manis kepadaku, aku juga membalasnya. Mungkin karena dengan permainan futsalku yang bagus dia suka. Aku kemudian meminta nomor telfonnya ke anak-anak yang dekat dengannya. Dekat bukan karena suka, tetapi karena mereka sahabatnya si perempuan itu. Setiap seminggu sekali atau dua minggu sekali pasti diadakan latihan futsal atau tanding dengan lawan klub lain. Seperti biasa, si perempuan itu selalu datang hanya untuk sekedar menonton. Mungkin juga untuk menonton permainan futsalku juga ya. Aku juga setiap malam mengirimkan pesan singkat kepada dia, dan dia juga merespon dengan ramah. Si perempuan itu enak juga bisa diajak ngobrol lewat pesan singkat. Lama kelamaan si perempuan itu sepertinya mengirimkan kode-kode cinta untukku. Seperti menyukai aku. Tapi aku belum yakin betul karena kan si perempuan itu sudah punya pacar. Jadi, buat apa aku coba memilikinya. Tapi, bagaimana lagi jika memang suka bukan?
              
        Sekiranya mereka menjalani hubungan yang tidak terlalu lama, sepertinya mereka terlihat sedang ada pertengkaran. Saat itu kami bertiga, aku, sahabatku dan teman sekelasku berjalan menuju kantin sewaktu pulang sekolah. Tapi aku melihat si perempuan itu entah sedang marah atau sedang galau terlihat dari jendela yang ada disebelahku ketika aku berjalan menuju kantin. Dibelakang perempuan itu ada pacarnya juga. Sepertinya mereka sedang ada masalah. Dan si pacarnya itu memandangiku dengan penuh rasa marah yang besar. Ini mungkin sudah menjadi tanda bahaya bagiku. Tapi aku terus melanjutkan ke kantin untuk makan dengan sahabatku dan temanku. Tak lama kemudian setelah aku selesai makan, aku di datangi kakak kelas yang tidak aku kenal. Firasatku ini sudah menjadi tanda-tanda buruk bagiku. Kemudian aku terus menurutinya, ternyata aku di giring ke belakang kantin. Disana sudah ada pacar si perempuan kelas X-4 itu menungguku. Mungkin dia tau kalau aku suka dengan pacarnya. Ini juga salahku mendekati perempuan yang sudah mempunyai pacar. Tapi bagaimana lagi jika memang suka. Tidak bisa di bohongi. Ini juga akibat si perempuan itu merespon aku. Aku kan jadi terlalu PD.

     Di belakang kantin, aku ditantang berkelahi dengannya. Aku tau jika aku melawan aku pasti akan kalah. Tetapi dia ngotot mau menonjokku. Dia menjatuhkanku sampai 3 kali. Dan amarahku tidak bisa di tahan. Aku melawannya. Hingga akhirnya pakaianku kotor semua di injak-injak tetapi mulutnya dia berdarah terkena tonjokanku walaupun beberapa kali aku menonjoknya sering meleset. Setelah itu kami dipisah dengan teman si kakak kelas itu. Akupun menemui sahabat dan temanku yang sedang duduk-duduk. Mereka heran mengapa seragamku kotor semua. Untung itu saat sepulang sekolah, jadi keadaan Sekolah sepi. Guru-guru sudah pulang tetapi sebagian kecil masih ada didalam kantor. Setelah kejadian itu, hari selanjutnya aku dilabrak pas saat bermain bola di lapangan basket. Dia membawa teman-temannya. Dan aku di adu domba oleh teman yang satunya. Sangat belagu, amarahku hampir memuncak. Tetapi aku tahan, karena apabila aku melawan, aku pasti babak belur. Mereka mau mengeroyok. Tetapi apa yang terjadi, si perempuan yang jadi rebutan itu datang ke lapangan basket. Dia ditanya, ingin pilih pacarnya apa aku. Kemudian si perempuan itu malah menangis, seperti punya kesalahan. Tapi memang iya, dia punya pacar tapi masih aja ngrespon orang lain, ngrespon aku. Si perempuan itu tidak mau menjawab. Aku melihat sahabatku dari kejauhan, dia juga terlihat cemas. Sahabatku seperti memberikan suatu kode kepadaku  bahwa aku jangan sampai terpancing emosi. Aku pun mengerti. Akhirnya, permasalahan ini bisa teratasi oleh kakak kelas 3. Bisa di bilang preman sekolah. Aku dipanggil oleh si preman tersebut bahwa aku harus meminta maaf atas segala perbuatanku ini. Aku pun menurutinya agar masalah ini cepat  selesai. Akupun meminta maaf kepada pacar si perempuan, tetapi seperti tidak dimaafkan. Tapi tak apalah yang penting aku sudah minta maaf. Hanya sebatas jabat tangan.

      Awal yang buruk untuk memulai kisah percintaan. Hanya satu orang perempuan saja dibuat rebutan. Toh masih banyak perempuan yang lain menunggu kita. Ini awal yang membuat pendidikanku di SMA hancur hanya seorang perempuan. Padahal, baru masih kelas X. Tetapi memang benar, semester 1 nilaiku jeblok. Kepikiran masalah ini. Tetapi masuk semester 2, aku mulai fokus dan sedikit sedikit bisa melupakan kejadian ini. Aku harus mempertanggung jawabkan pendidikanku. Bukan hanya memikirkan cinta dan cinta saja.

     Dalam Semester 2 aku memperbaiki semua mata pelajaran yang ada. Sedikit demi sedikit aku bisa menguasai beberapa mata pelajarannya. Yang semula selalu jayus di kelas sedikit bisa di kurangi. Di kelas biasanya suka bikin gurau dengan sahabatku, tetapi sekarang sudah bisa dikurangi juga. Targetku hanya sewaktu kenaikan kelas kelak, aku bisa masuk ke jurusan IPA.  Alhasil, nilaiku memang bisa dikatakan lebih baik dari sebelumnya. Saat itu sewaktu penerimaan rapor, aku sangat santai sekali. Aku yakin aku bisa masuk ke jurusan IPA. Berbeda dengan teman-temanku yang lainnya seperti cemas terhadap hasilnya. Dan setelah hari penerimaan rapor itu, tak ada air mata, tak ada yang tinggal di kelas, semua anak kelas X-1 naik kelas. Ini menandakan bahwa usaha keras itu takkan mengkhianati. Dan perempuan yang membuat aku sangat mencintainya bukan yang aku bicarakan sebelumnya. Tetapi saat sewaktu kelas XI ini selanjutnya....

Bersambung ....

Rabu, 26 Maret 2014

10 Photobook AKB48 Terbaik dan Terpopuler

Di Jepang, selain meluncurkan single dan album, sebuah idol group biasanya juga meluncurkan sebuah photobook.  Begitu juga dengan AKB48, mereka seolah tidak mau ketinggalan merilis album kumpulan foto dari member-membernya yang paling terkenal.  Dalam photobook tersebut, para member difoto dalam berbagai kostum, mulai dari pakaian sehari-hari, gaun, hingga bikini dan pakaian dalam.
Di artikel kali ini, akan dibahas 10 photobook AKB48 terbaik dan terpopuler, berdasarkan jumlah penjualan minggu pertama per tanggal 11 Oktober 2013 dari data media entertainment Oricon.  Kira-kira, siapa sajakah member yang photobooknya paling banyak terjual?  Berikut daftarnya:


10.  Kingyo, Rena Matsui

 
 Penjualan minggu pertama: 26.000 kopi




Dirilis pada awal tahun 2012, penjualan photobook berjudul Kingyo ini ternyata cukup sukses di pasaran.  Dihargai sekitar 1.500 yen, penjualan Kingyo tak lepas dari popularitas Rena Matsui yang sedang menanjak di AKB48.  Judul photobook ini berarti "ikan mas", di mana pada bagian sampul ditampakkan Rena sedang berada di dalam akuarium kecil layaknya ikan emas.
Ada cukup banyak foto dari Matsui Rena yang ditampilkan dalam Kingyo, mulai dari foto hitam putih, foto berbikini, hingga adegan ketika ia sedang mandi di sebuah bath tub tanpa mengenakan pakaian apapun.  Yang jelas, penjualan yang spektakuler membuktikan bahwa Rena masih memiliki masa depan yang cerah di AKB48.

 
9.  Sayashin, Sayaka Yamamoto
 Penjualan minggu pertama: 27.000 kopi





Buku ini dirilis pada akhir tahun 2012 bersamaan dengan milik Miyuki Watanabe.  Keduanya secara resmi dipertandingkan dalam jumlah penualan di minggu pertama.  Walaupun akhirnya kalah, namun Sayaka Yamamoto patut berbangga karena dirinya mampu mencatatkan diri sebagai salah satu member 48Family dengan penjualan photobook paling laris.
Sayaka yang saat ini menjabat sebagai kapten NMB48 memang memiliki popularitas yang cukup tinggi.  Wajahnya yang cantik dan karakternya yang cool membuat banyak orang merasa penasaran, seperti apa penampilan Sayaka dalam photobook tersebut.

8.  Paruru Komaru, Haruka Shimazaki
 Penjualan minggu pertama: 28.000 kopi





Photobook yang mengulas secara lengkap Haruka Shimazaki ini adalah salah satu keluaran terbaru dari AKB48, dirilis pada bulan Juli tahun 2013.  Dijual dengan harga 1400 yen, anda bisa melihat foto-foto eksklusif dari Paruru yang disajikan dalam 144 halaman.  Buku ini dibuat menyusul popularitasnya yang terus menanjak sebagai member AKB48.
Pada cover buku, nampak Paruru mengenakan bra bermotif kotak-kotak biru putih (Gingham).  Ekspresinya sedikit dingin, berbeda dengan kesehariannya yang selalu terlihat ceria.  Menengok kesuksesan penjualannya, nampaknya Paruru masih akan diplot untuk merilis lebih banyak photobook lagi di masa depan.

7.  Mirushin, Miyuki Watanabe 

 Penjualan minggu pertama: 29.000 kopi





Dirilis dalam rangka "duel popularitas" melawan Sayaka Yamamoto, Mirushin berhasil unggul tipis, sekitar dua ribu kopi pada penjualan minggu pertama.  Wajar, dari segi popularitas memang Miyuki Watanabe lebih terkenal dari Sayaka Yamamoto.  Ia pun kerap menduduki peringkat sepuluh besar dalam berbagai polling popularitas AKB48.
Dipublikasikan oleh Shueisa, Milky tampil di bagian cover di dalam sebuah bak mandi yang penuh dengan busa.  Tak ada tanda-tanda pakaian yang melekat di tubuhnya, walaupun bisa saja sebenarnya pakaiannya tertutup oleh busa sabun.

6.  Mariko Magazine, Mariko Shinoda

 Penjualan minggu pertama: 31.000 kopi





Gaya Mariko Shinoda yang sangat elegan membuatnya memiliki cukup banyak fans di AKB48.  Mariko yang termasuk sebagai salah satu member tercantik AKB48 yang sudah graduate ini selalu berhasil menduduki peringkat atas dalam Senbatsu alias polling popularitas tahunan.  Tak heran jika kemudian photobook-nya laris manis di pasaran.
Mariko Magazine adalah photobook keempat yang dirilis oleh Mariko selama berkarir sebagai member AKB48.  Photobook ini ditampilkan dengan gaya lebih menyerupai majalah daripada album foto dan dijual dengan harga 980 yen.

5.  Bukiyou, Atsuko Maeda

 Penjualan minggu pertama: 38.000 kopi





Nama besar Arsuko Maeda yang tiga kali menduduki peringkat pertama dalam Senbatsu ternyata membuat orang cukup penasaran untuk membeli photobooknya.  Penjualan Bukiyou yang mencapai lebih dari 38 ribu kopi pada minggu pertama terbilang cukup spektakuler.  Tak hanya itu, photobook ini juga menduduki peringkat kedua terbanyak yang terjual di antara member AKB48 lainnya.
Dirilis menjelang Acchan graduate dari AKB48, Bukiyou adalah photobook kelimanya sebagai member idol group ini.  Dirilis dengan harga 1800 yen, anda akan mendapatkan pula bonus poster Atsuko Maeda yang dipilih secara acak.

4.  Yuko, Yuko Oshima

 Penjualan minggu pertama: 41.000 kopi





Yuko adalah koleksi foto keempat dari Yuko Oshima yang dirilis pada tahun 2011, saat di mana ia sedang berada di puncak popularitasnya.  Saat itu, Yuko baru saja dinobatkan sebagai center lagu Heavy Rotation dan menduduki peringkat pertama dalam Senbatsu, menggeser posisi Atsuko Maeda.  Buku ini dipenuhi dengan berbagai foto Yuko yang memang sangat fotogenik.
Sebelum photobook ini, sebelumnya Yuko sudah merilis tiga photo collection.  Pada bagian cover, Tampak close-up wajah Yuko dengan tangan yang sedikit menutupi bagian kanan dan kiri wajahnya.  Ekspresinya terlihat misterius, nampak seperti menunggu kedatangan seseorang.

3.  Mayuyu, Mayu Watanabe

 Penjualan minggu pertama: 45.000 kopi





Melihat popularitasnya yang sedemikian tinggi dan fans-nya yang ada di seluruh penjuru dunia, tak heran apabila penjualan photobook Mayuyu luar biasa spektakuler.  Photobook ini juga terbilang cukup kontroversial, karena bagian covernya menampakkan Mayuyu yang diambil dalam posisi kamera sedemikian rupa sehingga ia nampak seolah-olah sedang tidak memakai baju.
Sayangnya, kesukesan photobook pertamanya tidak diikuti dengan keberhasilan photobook kedua Mayu Watanabe yang dirilis bulan April 2013.  Photobook kedua yang berjudul "Seifuku Zukan Saigo no Seifuku" tersebut "hanya" mampu terjual sebanyak 19 ribu kopi pada minggu pertamanya.  Mungkin saja, hal ini disebabkan karena dalam photobook ini, Mayu tidak tampil se-hot pada photobook edisi pertamanya.

2.  Yu, Yu, Yukirin..., Yuki Kashiwagi

 Penjualan minggu pertama: 47.000 kopi





Setelah menunggu jeda selama tiga tahun, Yuki Kashiwagi akhirnya merilis photobook keduanya yang diberi judul Yu, Yu, Yukirin... pada bulan April tahun 2012.  Mengingat popularitasnya yang lebih tinggi daripada ketika saat Yukirin merilis photobook pertamanya, wajar jika karya keduanya ini berhasil terjual dengan sangat sukses.
Sama seperti Mayuyu, di sini Yukirin tampil dengan cukup seksi dan berani.  Ia tampak sedang berendam di bak mandi tradisional Jepang dan tampak tidak mengenakan pakaian apapun.  Yang lebih mencengangkan lagi, air tempat ia berendam benar-benar terlihat jernih dan tidak tertutup oleh busa sabun.  Benar-benar sangat provokatif dan menggoda.

1.  Sashiko, Rino Sashihara

 Penjualan minggu pertama: 57.000 kopi





Tampaknya Rino Sashihara benar-benar dicintai oleh para fans-nya.  Ia mampu menjadi member AKB48 dengan penjualan photobook terbaik pada minggu pertama yang menembus angka 57.000 kopi.  Sashiko hingga saat ini juga masih memegang rekor sebagai photobook member AKB48 terlaris sepanjang masa yang sudah menembus angka penjualan lebih dari 100 ribu kopi.
Dijual dengan harga 1.200 yen, Sashiko adalah buku kumpulan foto Rino Sashihara yang pertama.  Menilik keberhasilannya dalam memenangkan Senbatsu kelima dan popularitasnya yang terus menanjak sejak menjadi center dalam Koi Suru Fortune Cookie, kemungkinan besar manajemen AKB48 akan segera memproyeksikan rilis photobook Sasshi yang kedua dalam waktu dekat.  Kita nantikan saja apakah penjualan photobook yang kedua ini mampu menyaingi prestasi pendahulunya.


Sumber : www.ngidol.com.